SUNGAI PITUNG, 17 Mei 2024 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pedesaan, HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) menggelar pelatihan bagi guru-guru di Desa Beringin dan Desa Sungai Pitung, Kalimantan Tengah. Pelatihan yang diselenggarakan di Sekretariat Desa Inovatif, Desa Sungai Pitung, ini merupakan sesi pertama untuk rangkaian pelatihan Guru Desa Inovatif Batch-3.

Desa Inovatif adalah sebuah program desa binaan yang diusung oleh Pemuda Bakti Banua (PBB), dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pedesaan. Pada kegiatan kali ini, 15 orang peserta yang merupakan guru dari Desa Beringin dan Desa Sungai Pitung mengikuti pelatihan dengan tema “Pengembangan Berpikir Kritis Siswa untuk Menunjang Pendidikan yang Lebih Baik”.

HAFECS, yang merupakan divisi dari Yayasan Hasnur Centre, fokus pada pelatihan guru dengan tujuan mendorong percepatan transformasi pendidikan di Indonesia melalui pengembangan metode pengajaran, metode pembelajaran, dan kurikulum sekolah. Pelatihan ini khusus membahas tentang Higher Order Thinking Skills (HOTS) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi, yang sangat penting untuk diterapkan dalam proses pembelajaran.

Bapak Ubaidillah, selaku trainer HAFECS yang mengisi sesi pelatihan, menyatakan bahwa peserta menunjukkan kemajuan yang pesat terkait fokus dalam belajar. “Meski sesi awal batch 3 minim ice breaking dan kegiatan yang berbau kinestetik untuk fokus peserta, pada sesi kali ini minim, namun peserta menunjukan minat, rasa ingin tahu dan keterlibatan aktif dalam porsi yang lebih besar dibandingkan dengan saat mereka di batch 1 dan batch 2,” ujarnya.

Farida Hayati, selaku fasilitator kegiatan tersebut, juga mengapresiasi budaya positif yang terbentuk dari peserta berdasarkan pengalaman-pengalaman mengikuti sesi HAFECS di batch sebelumnya. “Adanya budaya positif yang terbentuk dari peserta berdasarkan pengalaman-pengalaman mengikuti sesi HAFECS di batch 1 dan batch 2 dengan contoh lebih fokus belajar, bertanya, menyampaikan pendapat, yang intinya komunikasi dua arah dari peserta dan trainer terjalin dengan cukup baik,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan guru-guru di Desa Beringin dan Sungai Pitung dapat meningkatkan kompetensi mereka dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa, sehingga dapat menunjang pendidikan yang lebih baik di daerah pedesaan.

 

Jurnalis: Farida Hayati
Penulis: Jerry Hall

Baca juga berita dan artikel kami di WA channel kami: WA channel HAFECS