Barito Kuala — HAFECS (Highly Functioning Education Consultang Services) menyelenggarakan sesi Grant Certification dengan berfokus ke literasi pada Selasa (13/01) di pukul 14.00–15.30 WITA secara daring. Pelatihan ini dipandu oleh Yudhistira Abdi Atmanegara, S.Si., Gr. dan diikuti 16 peserta dari berbagai kalangan jenjang pendidikan.
Konteks literasi ini diarahkan pada tantangan di sekolah: murid mampu membaca teks, tetapi belum tentu mampu memahami, menafsirkan, dan menghubungkan isi bacaan dengan pengalaman. Karena itu, pelatihan menekankan strategi mengembangkan literasi baca yang aktif—misalnya dengan pertanyaan pemantik, latihan menyimpulkan, dan diskusi yang mendorong murid menyampaikan alasan.
HAFECS menempatkan literasi baca sebagai fondasi bagi banyak kemampuan lain, termasuk HOTS. Ketika literasi kuat, murid lebih siap untuk menganalisis, mengevaluasi informasi, dan menghasilkan gagasan. Pelatihan mendorong peserta menyusun langkah kelas yang sederhana namun konsisten agar budaya membaca dan berpikir dapat tumbuh.
Jurnalis: Syifa’an Kamila


Dunia pendidikan perlu kolaborasi dengan semua pihak agar tujuan pendidikan nasional tercapai.Hafecs terbaik
artikel ini benar karena saya telah mencoba nya sendiri dan itu berhasil 90 sampai 98 persen pelajaran yang sebelumnya tidak…
Terbaik
PCK sangat berpengaruh guna membangun karakter peserta didik guna menunjang pengetahuan yang akan kedepannya
Bagaimana upaya melestarikan budaya nasional pada generasi muda?