Barito Kuala, 21 Maret 2025 – Sebagai bagian dari rangkaian webinar dalam menyambut Jumpa Pendidik Nusantara 2025, HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) mengadakan Webinar Series dengan topik Inovasi Laboratorium, sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan dalam pengelolaan laboratorium sains. Acara ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan menghadirkan Ibu Farida Hayati sebagai pemateri, dan terbuka untuk mahasiswa, akademisi, tenaga pendidik, serta kepala laboratorium secara gratis.
Sesi pertama webinar ini telah berlangsung pada Kamis, 13 Maret 2025 dengan topik “Mengelola Laboratorium IPA Sekolah: Memanfaatkan Fasilitas Lab IPA secara Optimal untuk Pembelajaran Sains”, dan dihadiri oleh 60 peserta. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman tentang strategi dalam mengelola laboratorium secara efisien, termasuk optimalisasi sumber daya, peningkatan efektivitas penggunaan alat, serta langkah-langkah untuk memastikan keamanan dan keberlanjutan laboratorium di institusi pendidikan.
Melanjutkan sesi pertama, sesi kedua telah digelar pada Sabtu, 15 Maret 2025. Sesi ini mengangkat tema “Hands-On Science: Praktikum Sederhana dan Menarik di Laboratorium” dengfan 42 peserta, yang memberikan wawasan baru mengenai metode eksperimen sederhana yang dapat diterapkan di laboratorium sekolah maupun perguruan tinggi.
Dengan pendekatan yang lebih aplikatif, peserta akan diajak untuk mengeksplorasi berbagai cara membuat pembelajaran sains lebih menarik dan mudah diakses. Diharapkan, sesi ini dapat membantu tenaga pendidik dan kepala laboratorium dalam menciptakan pengalaman belajar


Dunia pendidikan perlu kolaborasi dengan semua pihak agar tujuan pendidikan nasional tercapai.Hafecs terbaik
artikel ini benar karena saya telah mencoba nya sendiri dan itu berhasil 90 sampai 98 persen pelajaran yang sebelumnya tidak…
Terbaik
PCK sangat berpengaruh guna membangun karakter peserta didik guna menunjang pengetahuan yang akan kedepannya
Bagaimana upaya melestarikan budaya nasional pada generasi muda?