Barito Kuala, 15 Agustus 2025 – Setelah melaksanakan kegiatan bimbingan teknis untuk guru jenjang sekolah dasar, HAFECS kembali bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan memberikan pelatihan pada guru dan kepala sekolah jenjang SMP. Mengangkat tema ‘Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah dan Guru SMP, dalam Meningkatkan Mutu Rapor Pendidikan, Menuju Pendidikan Berkualitas untuk Semua,’ kegiatan ini tidak hanya membantu guru untuk memecahkan masalah yang terjadi di sekolah, namun juga meningkatkan partisipasi kepala sekolah sebagai manajer tertinggi di lingkungan sekolah.

Dilaksanakan di Asrama Haji Embakarsi Banjarmasin selama 3 hari dari 12-14 Agustus 2025, bimbingan teknis ini dihadiri oleh 100 peserta yang terdiri dari 31 kepala sekolah dan 69 guru di seluruh SMP di bawah Disdikbud Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pada acara pembukaan, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan Guru & Tenaga Kerja, Basuki Rahman, S.Pd.SD., M.Pd, dan Sekretaris Umum Yayasan Hasnur Centre, Nina Richi Tresy Putri

Basuki Rahman dalam sambutannya, memberi apresiasi kepada HAFECS yang seperti disampaikan oleh beliau, telah luar biasa membersamai dari tahun 2024. “Harapannya dengan mengikuti bimbingan teknik, kita bisa menjadi semakin kuat. Seperti nama yang diusung yaitu penguatan.” tambah Basuki Rahman.
Tantangan Utama Guru dan Upaya Crisis Management

HAFECS, melalui HAFECS Research & Publication, memulai dengan mengukur masalah dan kebutuhan guru lewat survei pada seluruh peserta untuk memetakan akar permasalahan yang dialami guru, dari titik paling spesifik, yakni di ruang kelas. Berdasarkan survei pada 100 peserta, keberagaman kemampuan siswa, disiplin dan sikap siswa, serta kendala dalam mengelola kelas menjadi hal dengan urgensi tinggi untuk diselesaikan. Oleh karena itu, sebagai upaya untuk menjawab tantangan akan kesenjangan kemampuan siswa, materi pertama yang diberikan adalah pendalaman konsep Teaching Mastery Framework dengan mengedepankan growth mindset agar guru dan siswa dapat belajar dan berkembang secara beriringan, juga membuat pembelajaran menjadi lebih inklusif dan inovatif yang dipadukan dengan pembelajaran design thinking setelahnya.
Selain itu, partisipasi kepala sekolah diharap dapat memperkuat partisipasi level manajerial sekolah terhadap penguatan rapor pendidikan dengan cara memberikan materi khusus untuk 31 kepala sekolah terkait sistem manajemen sekolah dan leadership di lingkungan sekolah oleh Kepala Sekolah GIBS sekaligus Kepala Tim Human Capital dan Ketua Umum YHC. Materi litnum, pengaplikasian STEM sederhana, pendalaman lingkungan belajar, dan kecerdasan artfisial menjadi materi pelengkap untuk meningkatkan kemampuan profesional dan teknis para guru yang mendukung proses belajar-mengajar.
Perlu Adanya Kerja Sama Lanjutan Antara HAFECS dan Disdikbud HSU

Sebanyak 99% peserta menginginkan kerja sama antara Disdikbud HSU dan HAFECS terus belanjut agar HAFECS dapat mendampingi para guru di sekolah masing-masing. Hal ini didukung dengan temuan HRP pada Survei Kebermanfaatan Program terhadap 100 peserta yang menyatakan bahwa seluruh peserta mengakui sesi bersama HAFECS berdampak besar pada perspektif mereka terhadap proses belajar-mengajar, sehingga mereka yakin akan berdampak pada praktik mengajar mereka di sekolah setelah bimtek.
Komitmen HAFECS untuk mendorong transformasi pendidikan dengan program pengembangan guru yang berkelanjutan akan terus kami dorong dengan menjalan kemitraan strategis bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, DPRD, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dengan adanya kemitraan yang berkelanjutan, kami percaya bahwa kualitas pendidikan Banua akan semakin berkembang dan menciptakan sumber daya manusia yang mumpuni di segala bidang.
Jurnalis: Yumna Amalia Maghfirah dan Syifa’an Kamila


Dunia pendidikan perlu kolaborasi dengan semua pihak agar tujuan pendidikan nasional tercapai.Hafecs terbaik
artikel ini benar karena saya telah mencoba nya sendiri dan itu berhasil 90 sampai 98 persen pelajaran yang sebelumnya tidak…
Terbaik
PCK sangat berpengaruh guna membangun karakter peserta didik guna menunjang pengetahuan yang akan kedepannya
Bagaimana upaya melestarikan budaya nasional pada generasi muda?