Barito Kuala – Peningkatan mutu pendidikan di era modern harus diimbangi dengan adanya kolaborasi lintas wilayah yang terstruktur dan berkelanjutan. Melalui forum dialog bersama, setiap daerah dapat saling berbagi pengalaman, mengidentifikasi tantangan, dan merumuskan solusi yang aplikatif. Diadakannya audiensi untuk Program Kolaborasi 2026 yang dilaksanakan oleh HAFECS, bersama tiga kabupaten ini merepresentasikan komitmen untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih berkualitas dan merata di Kalimantan Selatan.

HAFECS menyelenggarakan audiensi bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin, Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, yang dilaksanakan di masing-masing Dinas Pendidikan di kabupaten yang bersangkutan. Pertemuan yang digelar secara luring ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk membangun sinergi dalam merancang dan menyelaraskan program peningkatan mutu pendidikan di ketiga wilayah.

Hadir dalam audiensi ini adalah Abdul Murad (Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kabupaten Tapin), Ibu Dewi (Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah), Bapak Muhammad Ansari (Penmad HST), Bapak Saiful Hadi (Kasi Penmad Kabupaten Balangan), dan Ibu Latifah (Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan). Liputan kegiatan dilakukan oleh jurnalis Jimderik Siahaan.

Agenda utama pertemuan difokuskan pada tiga hal pokok: pemetaan kebutuhan pendidikan di masing-masing kabupaten, identifikasi peluang kolaborasi yang potensial, serta perumusan rencana tindak lanjut bersama dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. Dialog yang berlangsung mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan terobosan program yang dapat menjawab tantangan pendidikan di lapangan.

Langkah ini menjadi diskusi awal yang sinergis, serta membuka ruang probabilitas kerja sama yang strategis. Semua pihak yang terkait sepakat bahwa hasil pembahasan masih memerlukan koordinasi dan tindak lanjut bersama untuk memastikan implementasi program dapat berjalan optimal dan membawa dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di ketiga kabupaten.

Awalan ini diharapkan dapat menjadi tahapan awal model kemitraan yang efektif dalam mendorong kemajuan pendidikan di Kalimantan Selatan, sekaligus memperkuat fondasi pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing menuju tahun 2026.

Reporter: Jimderik Siahaan
Editor: Syifa’an Kamila