Batang Hari, Jambi — Yayasan Adi Luhung bersama HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) bekerja sama dalam pelaksanaan Pelatihan Numerasi yang berlangsung secara luring pada 8–16 Mei 2026 di Batang Hari, Jambi. Kegiatan ini menghadirkan Aulida Mardiari, S.Pd. sebagai narasumber dan diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari pendidik dari berbagai jenjang pendidikan.
Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan numerasi ke dalam proses pembelajaran secara efektif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Tidak hanya membahas konsep dasar numerasi, kegiatan ini juga mendorong peserta untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang mampu menumbuhkan kemampuan berpikir logis, analitis, dan pemecahan masalah pada peserta didik.
Dalam sesi-sesi pelatihan, peserta diajak memahami bagaimana numerasi dapat diterapkan pada berbagai fase pembelajaran melalui pendekatan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, peserta juga memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) sebagai salah satu upaya menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan bermakna.
Aulida Mardiari, S.Pd. menyampaikan bahwa penguatan numerasi tidak hanya berfokus pada kemampuan berhitung, tetapi juga pada kemampuan peserta didik dalam menggunakan konsep matematika untuk memahami, menganalisis, dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang ditemui dalam kehidupan nyata. Oleh karena itu, guru perlu merancang pengalaman belajar yang mampu menghubungkan materi dengan konteks yang dekat dengan peserta didik.
Selain pembahasan materi, pelatihan ini juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan perangkat pembelajaran, merancang media pendukung, serta mempraktikkan hasil rancangan pembelajaran melalui kegiatan microteaching. Melalui proses tersebut, peserta dapat memperoleh umpan balik dan refleksi yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang akan diterapkan di kelas masing-masing.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama diskusi, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, hingga sesi presentasi. Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif bagi para pendidik untuk saling berbagi pengalaman dan memperkaya strategi pembelajaran numerasi yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik di berbagai jenjang.
Melalui Pelatihan Numerasi ini, HAFECS berharap para pendidik semakin siap menghadirkan pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan numerasi peserta didik secara optimal. Dengan pembelajaran yang kontekstual, inovatif, dan bermakna, diharapkan peserta didik dapat lebih percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan serta menerapkan kemampuan numerasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Jurnalis: Nur Syifa | Editor: Syifa’an Kamila


Dunia pendidikan perlu kolaborasi dengan semua pihak agar tujuan pendidikan nasional tercapai.Hafecs terbaik
artikel ini benar karena saya telah mencoba nya sendiri dan itu berhasil 90 sampai 98 persen pelajaran yang sebelumnya tidak…
Terbaik
PCK sangat berpengaruh guna membangun karakter peserta didik guna menunjang pengetahuan yang akan kedepannya
Bagaimana upaya melestarikan budaya nasional pada generasi muda?