Bulan Ramadhan merupakan bulan yang ditunggu-tunggu semua umat Islam di dunia. Sebab di bulan ini penuh dengan keutamaan, Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjanjikan bagi siapa saja yang gembira menyambut bulan Ramadhan, maka haram jasadnya masuk neraka. Selain itu di bulan ini pahala kebaikan akan dilipatkan gandakan dari bulan-bulan lainnya, bahkan dapat pengampunan atas dosa-dosa yang lalu.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (shalat tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.”
Selain keutamaan yang ada di Bulan Ramadhan ada beberapa fakta yang menarik untuk diketahui seperti dibawah ini!
- Ramadhan (kekeringan)
Kata Ramadhan berasal dari akar kata bahasa Arab ramiḍa atau ar-ramaḍ, yang berarti panas yang menghanguskan atau kekeringan. Hal ini disangkutpautkan dengan bulan ke 9 pada penanggalan Kalender Hijriah, bulan ini bertepatan dengan musim panas. Mulai pagi sampai sore batu-batu gunung dan pasir gurun terpanggang oleh sengatan matahari musim panas yang waktu siangnya lebih panjang daripada waktu malamnya. Pada malam hari, panas di bebatuan dan pasir mulai reda, akan tetapi sebelum mendingin sudah bertemu dengan pagi hari lagi. Demikian terjadi berulang-ulang, sehingga hari-hari itu disebut bulan Ramadhan, bulan dengan panas yang menghanguskan.Sekarang orang lebih memahami “panas”nya Ramadhan secara kiasan. Pada bulan Ramadhan orang berpuasa, tenggorokan terasa panas karena kehausan, dan diharapkan dengan beribadah dosa-dosa terdahulu menjadi hangus terbakar atau berguguran.
- Turunnya Ayat Al Qur’an pertama
Surah Al-Alaq ayat 1-5 menjadi surah pertama yang diturunkan pada 17 Ramadhan di Gua Hira. Melalui perantara Malaikat Jibril, Al Qur’an diturunkan sebagai wahyu kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Al Quran pertama kali diwahyukan kepada Muhammad pada malam lailatulkadar yang merupakan salah satu dari lima malam dalam sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Tahukah Anda? Berdasarkan hadis semua kitab suci diturunkan selama Bulan Ramadhan mulai dari Suhuf Ibrahim, Taurat, Mazmur, Injil, dan Al Qur’an.
- Bukan hal baru di kalangan bangsa Arab
Umat Muslim melakukan puasa pertama kali pada bulan Ramadhan setelah 18 bulan pasca-hijrah, yaitu pada bulan Sya’ban tahun kedua Hijriah (624 M), mereka percaya bahwa berpuasa bukanlah hal baru dan telah dijalankan oleh orang-orang sebelumnya untuk mencapai takwa. Orang-orang Arab pra-Islam juga berpuasa, tapi hanya pada hari kesepuluh Muharram untuk menebus dosa dan menghindari kekeringan.
- Salah satu alasan mempelajari ilmu astronomi
Selain menjadi penentuan waktu shalat, arah kiblat, pembuatan Kalender Hijriah, dahulu ilmu astronomi dibutuhkan ketika ingin menentukan dengan tepat kapan (hilal) dimulai puasa dan berakhir. Hal ini yang mendorong para pelajar muslim banyak mempelajari Ilmu astronomi. Perbedaan mendasar antara manusia dengan ciptaan yang lainnya “Al-Insanu Hayawanun Nathiq” untuk memikirkan, memahami, meneliti realitas dan relasi alam jagat raya itu lebih dalam sehingga dengan kemampuannya waktu-waktu berhubungan dengan ibadah bisa diketahui.
5. Mengikuti waktu berpuasa di Mekkah
Pernahkah Anda mendengar istilah “Midnight sun”? Istilah ini digunakan untuk menjelaskan fenomena dimana matahari terus bersinar meski jam sudah menunjukkan lewat tengah malam. Fenomena alam yang unik ini terjadi setiap tahun saat musim panas di tujuh negara di dunia. Dikarenakan matahari tidak terbenam selama 24 jam umat muslim di sana melakukan ibadah puasa mengikuti waktu berpuasa negara islam terdekat atau Mekkah.
- Jika dilakukan dengan tepat dapat menyehatkan tubuh
Beberapa penelitian menemukan bahwa rutin berpuasa dapat meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan risiko penyakit jantung koroner, dan dapat membantu menurunkan tekanan darah,dan kadar kolesterol. Berpuasa akan memberi manfaat yang banyak ketika dilakukan dengan tepat, bukan sekedar menahan lapar dan haus saja. Ibadah puasa mesti diimbangi dengan berolahraga dan tidak hanya tidur saja.
Mari di Bulan Ramadhan ini kita tingkatkan ibadah kita dari tahun lalu dan berdoa meminta ampunan atas dosa-dosa yang telah kita perbuat. Semoga kita tidak termasuk orang-orang merugi. Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda “Sungguh celaka seorang yang berjumpa dengan bulan Ramadhan, kemudian Ramadhan itu berakhir dalam keadaan Allah Subhanahu wa Ta’ala belum mengampuni dosa-dosanya.” (HR. Tirmidzi)
Penulis: Rasulih Akmal
Editor: Miranti Dyah P
Sumber:
https://rumaysho.com/1199-berlipatnya-pahala-amalan-di-bulan-ramadhan.html
https://www.unpak.ac.id/khazanah-ramadhan/asal-usul-penamaan-bulan-ramadhan-dan-artinya
https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/jurnalPenelitian/article/download/4892/pdf
https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=jyRNCz0nKKEC&oi=fnd&pg=PA1&dq=semua+kitab+suci+turun+di+bulan+ramadhan&ots=eL3h7T9Srq&sig=ITW7WvvU6xh0g-8_G_Dwh0X9PMY


Dunia pendidikan perlu kolaborasi dengan semua pihak agar tujuan pendidikan nasional tercapai.Hafecs terbaik
artikel ini benar karena saya telah mencoba nya sendiri dan itu berhasil 90 sampai 98 persen pelajaran yang sebelumnya tidak…
Terbaik
PCK sangat berpengaruh guna membangun karakter peserta didik guna menunjang pengetahuan yang akan kedepannya
Bagaimana upaya melestarikan budaya nasional pada generasi muda?