Jakarta, 24 November 2023 – Hotel Novotel, Jakarta Utara, menjadi saksi penuh semangat dan kolaborasi pada acara simposium “Gotong Royong Transformasi Pendidikan,” yang diselenggarakan pada tanggal 24 November 2023. Sebagai salah satu lembaga pelatihan guru, HAFECS dan berbagai Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Yayasan bersama-sama berbagi praktik terbaik dalam penyelenggaraan Program Penguatan Organisasi Pengelola (POP) selama tiga tahun terakhir.
Acara dihadiri oleh Menteri Pendidikan RI
Menteri Pendidikan Indonesia, Nadiem Makarim, hadir dalam acara ini secara daring, sementara Prof. Dr. Nunuk Suryani, M. Pd., turut serta secara luring. Tema utama kegiatan ini adalah “Gotong Royong Transformasi Pendidikan,” mencerminkan semangat bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Fokus utama diskusi adalah pencapaian penyelenggaraan POP oleh setiap Ormas dan yayasan se-Indonesia.

Simposium POP2
Kegiatan ini melahirkan pernyataan bahwa “Pentingnya berbagi praktik terbaik terletak pada upaya bersama untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik. POP bukan hanya program, tapi semangat gotong royong dalam membangun masa depan pendidikan,”. Pada kegiatan ini, ditekankan bahwa Program Penguatan Organisasi Pengelola diharapkan untuk terus dilanjutkan dengan skema mandiri oleh masing-masing Ormas dan yayasan. Pernyataan ini menjadi landasan bagi terbentuknya komunitas Ormas dan yayasan Penyelenggara POP setelah mencapai capaian positif mayoritas.
Komitmen HAFECS Sebagai Lembaga Pelatihan Guru

Simposium POP
Bapak Ubaidillah,S.Pd Gr. selaku Wakil Ketua Komite Pelaksana Program Organisasi Penggerak Hasnur Centre HAFECS dan Koordinator Pengembangan Kurikulum HAFECS yang turut menghadiri kegiatan ini menyampaikan, “Transformasi pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tangan-tangan gotong royong yang terlibat di lapangan. Keberhasilan ini membawa kita pada pembentukan komunitas yang kuat, kolaboratif, dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.” Dengan semangat gotong royong, kegiatan ini menegaskan bahwa melalui berbagi pengalaman dan kerjasama yang sinergis, pendidikan Indonesia dapat mencapai prestasi luar biasa. Sebagai agen perubahan, Ormas dan yayasan diharapkan dapat terus berinovasi dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang.


Dunia pendidikan perlu kolaborasi dengan semua pihak agar tujuan pendidikan nasional tercapai.Hafecs terbaik
artikel ini benar karena saya telah mencoba nya sendiri dan itu berhasil 90 sampai 98 persen pelajaran yang sebelumnya tidak…
Terbaik
PCK sangat berpengaruh guna membangun karakter peserta didik guna menunjang pengetahuan yang akan kedepannya
Bagaimana upaya melestarikan budaya nasional pada generasi muda?