Subayang Jaya, 23-28 Juni 2024 – Lembaga Highly Functioning Education Consulting Services (HAFECS) kembali membuktikan komitmennya dalam mendorong percepatan transformasi pendidikan di Indonesia. Kali ini, mereka mengadakan pelatihan intensif tentang Kurikulum Merdeka di SDN 015 Subayang Jaya dan SMPN Satu Atap Subayang Jaya, Riau.

Desa Subayang Jaya, yang termasuk dalam kategori daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), menjadi lokasi terbaru dari misi HAFECS. Terletak sekitar 102 kilometer dari pusat kota, desa ini hanya bisa dijangkau melalui perjalanan tiga jam menggunakan piau, sampan kecil yang menyusuri Sungai Subayang hingga perbatasan Riau dan Sumatera Barat.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran pelatihan HAFECS di sekolah kami,” ungkap Afrina Mulyani, S.Pd., salah satu guru di SDN 015 Subayang Jaya dan SMPN Satu Atap Subayang Jaya. Ia menambahkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru tentang metode pengajaran yang lebih efektif dan kurikulum terkini.

HAFECS, yang merupakan salah satu divisi dari Yayasan Hasnur Centre, tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membagikan dua buku penting untuk para guru. Buku PCK (Pedagogical Content Knowledge) membahas tentang pengajaran yang efektif, sementara buku HOTS (Higher Order Thinking Skills) fokus pada cara menghadirkan pertanyaan-pertanyaan yang membangun daya pikir kritis anak.

“Harapan kami, buku-buku ini bisa menjadi referensi berharga untuk membantu para guru menjalankan pembelajaran yang lebih efektif dan terukur,” jelas perwakilan HAFECS.

Selain pelatihan untuk guru, HAFECS juga mengadakan berbagai kegiatan edukatif untuk siswa-siswa di Desa Subayang Jaya. Kegiatan ini mencakup pembelajaran bahasa Inggris dasar, Matematika, eksperimen Sains, pengenalan Microsoft Word, seni menggambar, hingga bernyanyi.

“Melihat senyum dan semangat belajar anak-anak Subayang Jaya adalah momen yang sangat berharga bagi kami,” tambah perwakilan HAFECS. “Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah-daerah terpencil.”

Inisiatif HAFECS di Desa Subayang Jaya ini menjadi contoh nyata bagaimana sektor swasta dapat berperan aktif dalam mendukung pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan fokus pada pengembangan metode pengajaran, metode pembelajaran, dan kurikulum sekolah, HAFECS berharap dapat membantu mempercepat transformasi pendidikan di seluruh penjuru negeri.

Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah 3T. Dengan dukungan dari pemerintah setempat dan partisipasi aktif dari para guru dan siswa, pelatihan HAFECS di Subayang Jaya diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan pendidikan di daerah tersebut.

Jurnalis: Banyas Ambara

Penulis: Jerry Hall

Baca juga berita dan artikel kami di WA channel kami: WA channel HAFECS