Pelaihari, 30 Mei 2024 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidik melalui komunitas belajar, HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) turut ambil bagian dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Kewarganegaraan SMP di Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Pelaihari ini mengangkat materi “Pembelajaran Berdiferensiasi yang Sesuai dengan Kebutuhan, Kemampuan dan Karakteristik Murid”.

HAFECS, divisi dari Yayasan Hasnur Centre yang berfokus pada pelatihan guru, hadir dengan tujuan mendorong percepatan transformasi pendidikan di Indonesia melalui pengembangan metode pengajaran, pembelajaran, dan kurikulum sekolah. Kehadiran HAFECS dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi lembaga tersebut dalam menyebarluaskan ilmu dan wawasan tentang strategi pembelajaran yang efektif kepada para pendidik.

 

Memperkuat Komunitas Belajar Guru

Kegiatan MGMP ini merupakan agenda rutin dari komunitas belajar (MPMP) guru PKN SMP se-Tanah Laut. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komunitas belajar dan meningkatkan kompetensi guru melalui agenda rutin komunitas belajar. Hadir dalam kegiatan ini tidak hanya guru PKN SMP se-Tanah Laut, melainkan juga Ketua MGMP guru PKN, Saeful Bahri, S.Pd, Yudhistira Abdi Atmanegara selaku Trainer HAFECS, dan Farida Hayati yang mendampingi Trainer HAFECS.

Dalam sambutannya, Saeful Bahri mengungkapkan harapannya agar sesi seperti ini dapat terselenggara secara rutin dan berkelanjutan. “Kami merencanakan program baru dan rutin setiap bulan, kami harap jika kita berkesesuaian tema, HAFECS bisa mengisi sebagai pemateri,” ujarnya.

Farida Hayati, yang mendampingi Trainer HAFECS, mengapresiasi upaya Disdikbud Tanah Laut dalam membangun dan memperkuat komunitas belajar. “Dari keseluruhan kegiatan bersama Kabupaten Tanah Laut saya melihat besarnya usaha Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Laut dalam membangun dan memperkuat komunitas belajar. Salah satu buktinya adalah dengan diundangnya kami (HAFECS) dalam peningkatan kompetensi guru PKN dalam kegiatana ini,” ungkapnya.

Kegiatan yang berdurasi kurang lebih 120 menit ini berjalan dengan lancar dan sebagaimana mestinya. Guru peserta mengikuti kegiatan secara aktif, menyukai sesi ice breaking dan praktik yang bernuansa kinestetik. Guru peserta juga aktif bertanya, menunjukkan antusiasme mereka dalam meningkatkan kompetensi.

Melalui kolaborasi dengan komunitas belajar guru seperti ini, HAFECS berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya melalui pengembangan kapasitas guru secara berkelanjutan.

 

Jurnalis: Farida Hayati
Penulis: Jerry Hall

Baca juga berita dan artikel kami di WA channel kami: WA channel HAFECS