Barito Kuala – Dalam upaya memperkuat kolaborasi strategis untuk peningkatan mutu pendidikan di Kalimantan Selatan, HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) menggelar audiensi dan penjajakan kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan pada Senin, 11 November 2025. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan.
Delegasi HAFECS yang diwakili oleh tim partnership Kalimantan Selatan HAFECS, diterima secara baik oleh Kepala Bidang Pembinaan Guru dan GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Bapak Urip Widodo, S.P., M.I.Kom. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif ini menandai langkah awal dari potensi kolaborasi jangka panjang antara kedua institusi.

Tujuan utama dari audiensi ini adalah menjajaki peluang kerja sama antara HAFECS dan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan dalam pengembangan program peningkatan mutu dan kompetensi pendidikan di tahun 2026. Kedua belah pihak mengakui pentingnya sinergi antara lembaga pengembangan profesional seperti HAFECS dengan otoritas pendidikan daerah untuk menciptakan ekosistem pengembangan guru yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Dalam diskusi yang berlangsung intensif, kedua pihak membahas secara mendalam rencana kerja sama program peningkatan kompetensi guru serta sinergi kegiatan pelatihan dan pendampingan pendidikan yang akan dijalankan pada tahun 2026. Pembahasan tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga menyentuh aspek-aspek praktis implementasi, termasuk identifikasi kebutuhan riil di lapangan dan strategi untuk menjawab tantangan-tantangan tersebut.
Salah satu fokus utama pembahasan adalah perencanaan pelaksanaan pelatihan untuk kepala sekolah dan guru yang disesuaikan dengan kendala-kendala yang dialami di lapangan. Pendekatan yang diusung adalah pendekatan berbasis kebutuhan (need-based approach), di mana program pelatihan dirancang berdasarkan identifikasi masalah nyata yang dihadapi oleh pendidik dalam menjalankan tugas profesional mereka sehari-hari.
Tim partnership Kalimantan Selatan HAFECS memaparkan berbagai program yang telah dikembangkan HAFECS, termasuk Teaching Mastery Framework (TMF), Pedagogical Content Knowledge (PCK), School Management System (SMS), dan berbagai program inovatif lainnya, serta menyampaikan komitmen HAFECS untuk menyesuaikan program-program tersebut dengan konteks spesifik Kalimantan Selatan, termasuk pertimbangan karakteristik geografis, demografis, dan sosial budaya wilayah.
Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan menyambut positif tawaran kolaborasi ini, mengingat tantangan peningkatan kualitas pendidikan di provinsi yang memiliki karakteristik geografis unik dengan sebaran sekolah yang luas dan beragam. Kerja sama dengan lembaga seperti HAFECS dipandang dapat memperkuat kapasitas dinas dalam menyelenggarakan program pengembangan profesional yang berkualitas dan berdampak.
Audiensi ini mencerminkan paradigma baru dalam pengembangan pendidikan di daerah, di mana kolaborasi antara pemerintah daerah dengan lembaga pengembangan profesional menjadi kunci untuk menciptakan program yang lebih responsif, relevan, dan berdampak. Dengan pendekatan kolaboratif seperti ini, diharapkan program-program peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah dapat lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa di Kalimantan Selatan.
Jurnalis: Jimderik Siahaan
Editor: Syifa’an Kamila


Dunia pendidikan perlu kolaborasi dengan semua pihak agar tujuan pendidikan nasional tercapai.Hafecs terbaik
artikel ini benar karena saya telah mencoba nya sendiri dan itu berhasil 90 sampai 98 persen pelajaran yang sebelumnya tidak…
Terbaik
PCK sangat berpengaruh guna membangun karakter peserta didik guna menunjang pengetahuan yang akan kedepannya
Bagaimana upaya melestarikan budaya nasional pada generasi muda?