Barito Kuala – HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) menyelenggarakan program pelatihan intensif bertajuk “Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) PAUD” bagi para guru Pendidikan Anak Usia Dini di Barito Kuala. Pelatihan yang berlangsung selama dua hari pada 19-20 November 2025 ini digelar di Meeting Room 1, Gedung Nurhayati Building, Global Islamic Boarding School.

Pelatihan Hari Pertama: Pengenalan KA dan Dasar Pembelajaran Koding

Hari pertama pelatihan yang dimulai pukul 08.45 WITA dibuka dengan sesi “Pemanfaatan & Etika KA di Satuan PAUD” yang dibawakan oleh Noor Kholipah, S.Pd. Dalam sesi selama 90 menit ini, peserta diperkenalkan dengan konsep dasar kecerdasan artifisial dan bagaimana memanfaatkannya secara etis dalam lingkungan pendidikan anak usia dini.

Dilanjutkan pukul 10.30 WITA, Yudhistira Abdi Atmanegara, S.Si, Gr. membawakan materi “Pemanfaatan KA untuk Pembelajaran di Satuan PAUD”. Sesi ini membahas aplikasi praktis teknologi kecerdasan artifisial yang dapat diintegrasikan dalam kegiatan belajar-mengajar di tingkat PAUD.

Memasuki sesi siang pukul 13.00 WITA, Yudhistira Abdi Atmanegara, S.Si, Gr. kembali memaparkan topik “Pengantar Pembelajaran Koding di PAUD”, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman fundamental tentang pentingnya memperkenalkan konsep koding sejak usia dini.

Hari pertama pelatihan ini ditutup dengan sesi “Optimalisasi APE dalam Implementasi KKA di PAUD: Menumbuhkan Pola Pikir Komputasional Anak Usia Dini melalui Alat Permainan Edukatif” yang dipandu Taufik Hidayat, S.Si., Gr. pada pukul 14.30-16.00 WITA. Sesi ini mengeksplorasi bagaimana alat permainan edukatif dapat menjadi media efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir komputasional anak.

Hari Kedua: Praktik dan Simulasi Pembelajaran Koding

Hari kedua sesi ini selanjutnya dibuka pada pukul 08.30 WITA dengan materi “Konsep & Prinsip Berpikir Komputasional” yang dibawakan oleh Aulida Mardiari, S.Pd. Peserta diajak memahami fondasi berpikir komputasional yang menjadi dasar pembelajaran koding.

Sesi berikutnya pukul 10.00 WITA, Aulida melanjutkan pelatihan dengan membawakan topik “Pembelajaran Koding Plugged“, memperkenalkan metode pembelajaran koding menggunakan perangkat elektronik dan aplikasi.

Setelah istirahat, sesi kemudian dilanjutkan pada pukul 11.30 WITA hingga 14.00 WITA, dengan Noor Kholipah, S.Pd. yang memfasilitasi sesi “Praktek Koding Unplugged“. Dalam sesi praktik yang lebih panjang ini, peserta langsung mengaplikasikan konsep koding tanpa menggunakan komputer, melainkan melalui permainan dan aktivitas fisik yang sesuai untuk anak usia dini.

Pelatihan ditutup dengan sesi “Simulasi Penerapan Koding” yang dibawakan Farida Hayati, S.Pd. pada pukul 14.00-15.30 WITA. Peserta berkesempatan mensimulasikan bagaimana menerapkan pembelajaran koding di kelas PAUD mereka masing-masing.

Persiapan Guru PAUD Menghadapi Era Digital

Program pelatihan ini merupakan respons terhadap kebutuhan pendidik PAUD dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Dengan pelatihan yang dilaksanakan secara intensif selama dua hari, para guru dibekali keterampilan dan pengetahuan untuk mengintegrasikan konsep koding dan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran anak usia dini secara tepat dan menyenangkan.

Pelatihan yang dihadiri oleh puluhan guru PAUD dari wilayah Barito Kuala ini diharapkan dapat menjadi katalis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat PAUD, khususnya dalam mempersiapkan anak-anak menghadapi era digital dengan fondasi berpikir komputasional yang kuat sejak dini.

Jurnalis: Syifa’an Kamila