Banjarmasin – Higher Order Thinking Skills (Keterampilan Belajar Timglat Tinggi) telah menjadi hal penting dalam dunia pendidikan abad ke-21, namun implementasinya sering kali terhambat oleh kurangnya kerangka kerja praktis yang dapat mengoperasionalkan konsep-konsep abstrak menjadi strategi pembelajaran yang konkret. Taksonomi Bloom, meskipun mendasar dan diakui secara luas, cenderung masih sering diterapkan secara dangkal dalam praktik pembelajaran di kelas.
Sebagai salah satu upaya untuk memajukan transformasi pembelajaran melalui pendekatan ilmiah terhadap perkembangan kognitif, Departemen Teaching Learning Certification (TLC) HAFECS menyelenggarakan Pelatihan komorehensif yang bertemakan “Teori-Teori Belajar: Mendesain Level Kognisi Berdasarkan ATM” pada 17 Juni 2025, serta difasilitasi oleh Bapak Yudhistira Abdi Atmanegara. Program ini berlangsung dari pukul 14.00 hingga 15.30 WITA secara daring, melalui ZOOM Meeting dan dihadiri oleh pendidik dari berbagai jenjang dan daerah.
Program ini diharapkan dapat menunjukkan bahwa ketika para pendidik disediakan kerangka kerja yang memadai dan lingkungan pembelajaran yang mendukung, mereka dapat mencapai pertumbuhan yang signifikan dalam kompetensi pembelajaran.
Jurnalis: Syifa’an Kamila


Dunia pendidikan perlu kolaborasi dengan semua pihak agar tujuan pendidikan nasional tercapai.Hafecs terbaik
artikel ini benar karena saya telah mencoba nya sendiri dan itu berhasil 90 sampai 98 persen pelajaran yang sebelumnya tidak…
Terbaik
PCK sangat berpengaruh guna membangun karakter peserta didik guna menunjang pengetahuan yang akan kedepannya
Bagaimana upaya melestarikan budaya nasional pada generasi muda?