Kamis, 12 Juni 2025 – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas guru dan tenaga pendidik di Indonesia, HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) menyelenggarakan kelas daring bertajuk “Seni Mengajar yang Bermakna: Menggali Pedagogical Content Knowledge untuk Pembelajaran Mendalam dan Relevan.” Kegiatan ini merupakan bagian dari program Elevate Class yang rutin diadakan sebagai ruang pembelajaran dan refleksi bagi para pendidik dari berbagai wilayah.

Elevate Class edisi 12 Juni ini menjadi pembuka dari rangkaian kelas yang akan diselenggarakan secara konsisten setiap minggu ke-2, ke-3, dan ke-4 setiap bulannya, selama 7 bulan ke depan hingga Desember 2025. Seluruh rangkaian ini diharapkan menjadi pendampingan strategis bagi para guru untuk terus meningkatkan kompetensi dalam mengajar.

Acara dibuka oleh Dr. Zulfikar Alimuddin, Direktur HAFECS, yang menegaskan bahwa pendidikan yang berdampak dimulai dari guru yang belajar secara berkelanjutan.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi utama yang dibawakan oleh Yudhistira Abdi Atmanegara, Senior Trainer HAFECS. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan konsep Pedagogical Content Knowledge (PCK) sebagai kemampuan penting yang harus dimiliki guru untuk mengajar secara efektif—tidak hanya menguasai materi, tetapi juga memahami cara terbaik menyampaikannya kepada siswa dengan berbagai karakteristik.

Elevate Class tidak hanya menyuguhkan materi, tetapi juga memberikan ruang diskusi interaktif, refleksi praktik lapangan, dan sesi tanya jawab langsung dengan narasumber. Seluruh peserta memperoleh:

• E-sertifikat resmi dari HAFECS

• Akses ke grup diskusi dan komunitas pendidik

• Kesempatan kolaborasi antarsekolah dan guru lintas daerah

Melalui rangkaian Elevate Class selama 7 bulan ke depan, HAFECS menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para guru dalam mengembangkan kapasitas dan menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Karena pembelajaran yang bermakna tidak hanya lahir dari kurikulum, tetapi dari guru yang sadar akan peran strategisnya dalam membentuk masa depan.

Jurnalis: Yessy Ishlah Riwayati