JEMBER, 18 Mei 2024 – Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru, HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) menyelenggarakan in-house training dengan tema “Praktik Pembelajaran Efektif Pedagogical Content Knowledge (PCK) dan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam Pembuatan Modul Ajar berbasis Project Based Learning serta Pemanfaatan Media Pembelajaran dengan Artificial Intelligence” di MTsN 10 Jember.
In-house training adalah salah satu program pelatihan HAFECS yang memungkinkan sebuah institusi pendidikan untuk meminta trainer HAFECS melakukan pelatihan khusus bagi guru-guru di institusi tersebut. Kelebihan program ini adalah sifatnya yang lebih privat dan fokus pada permasalahan yang dialami oleh institusi pendidikan tersebut.
HAFECS, yang merupakan divisi dari Yayasan Hasnur Centre, fokus pada pelatihan guru dengan tujuan mendorong percepatan transformasi pendidikan di Indonesia melalui pengembangan metode pengajaran, metode pembelajaran, dan kurikulum sekolah.
Tema pelatihan yang diangkat dalam in-house training kali ini mencerminkan tujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dalam pembuatan modul ajar dan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran. Dengan menguasai Pedagogical Content Knowledge (PCK), Higher Order Thinking Skills (HOTS), Project Based Learning, dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis AI, diharapkan guru-guru dapat menyajikan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi siswa.
Tidak hanya guru-guru MTsN 10 Jember yang menghadiri pelatihan ini, tetapi juga Moh. Nasir, S.Pd., M.Pd.I selaku Kepala MTsN 10 Jember turut hadir. Beliau menyatakan, “Kami berharap kegiatan In-House Training membawa manfaat di lingkungan MTsN 10 dan sekolah sekitar serta bisa berkolaborasi selanjutnya dengan HAFECS.”
Pelatihan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan di era digital saat ini. Dengan pemahaman yang mendalam tentang PCK, HOTS, Project Based Learning, dan pemanfaatan AI dalam pembelajaran, guru-guru diharapkan dapat menciptakan proses belajar mengajar yang lebih interaktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa.
HAFECS berkomitmen untuk terus memberikan pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru di seluruh Indonesia, demi mewujudkan transformasi pendidikan yang lebih baik dan berkualitas.
Jurnalis: Ofri Somanedo
Penulis: Jerry Hall
Baca juga berita dan artikel kami di WA channel kami: WA channel HAFECS


Dunia pendidikan perlu kolaborasi dengan semua pihak agar tujuan pendidikan nasional tercapai.Hafecs terbaik
artikel ini benar karena saya telah mencoba nya sendiri dan itu berhasil 90 sampai 98 persen pelajaran yang sebelumnya tidak…
Terbaik
PCK sangat berpengaruh guna membangun karakter peserta didik guna menunjang pengetahuan yang akan kedepannya
Bagaimana upaya melestarikan budaya nasional pada generasi muda?