Barito Kuala — Himpunan Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Lambung Mangkurat berkolaborasi dengan HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) dalam kegiatan LKMM (Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa) yang diikuti oleh mahasiswa Bimbingan dan Konseling pada Sabtu, 7 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan Aulida Mardiari, S.Pd. sebagai pemateri dengan topik berjudul “Membentuk Pemimpin yang Berkarakter: Visioner, Etis & Adaptif terhadap Perubahan: Adaptive Leadership”. Kegiatan ini diikuti oleh 84 mahasiswa dan berlangsung dengan penuh antusias.

Dalam kegiatan ini, peserta diajak memahami bahwa seorang pemimpin tidak hanya memiliki kemampuan memimpin, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat, berpikir visioner, menjunjung tinggi etika, serta mampu beradaptasi terhadap perubahan yang terus terjadi. Konsep adaptive leadership menjadi fokus utama dalam materi, di mana pemimpin diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan situasi baru, mengambil keputusan yang tepat, serta mampu membawa tim menghadapi tantangan perubahan.

Pemateri juga menjelaskan bahwa kepemimpinan di era saat ini tidak hanya berfokus pada kemampuan mengatur, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, berpikir kritis, serta memiliki empati dan tanggung jawab. Mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan diharapkan mampu mengembangkan keterampilan tersebut sejak dini melalui organisasi, kegiatan kampus, maupun kegiatan sosial.

Melalui kegiatan LKMM ini, diharapkan mahasiswa Bimbingan dan Konseling dapat memahami pentingnya kepemimpinan yang berkarakter, visioner, etis, dan adaptif terhadap perubahan, sehingga mampu menjadi pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan sosial dalam menghadapi tantangan di masa depan. Selain itu, dengan adanya kegiatan kolaborasi antara Jurusan Bimbingan dan Konseling ULM dengan HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) diharapkan dapat terus berlanjut pada kegiatan-kegiatan berikutnya sebagai bentuk kerja sama dalam pengembangan keterampilan, kepemimpinan, dan penguatan kapasitas mahasiswa di masa yang akan datang.


Jurnalis: Nur Syifa | Editor: Syifa’an Kamila