Barito Kuala — HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) kembali menyelenggarakan kegiatan webinar dalam rangka program Grant Certification Batch #4 pada Selasa, 3 Maret 2026. Pada sesi kali ini, tema yang diangkat adalah “Membangun Kelas yang Efektif dan Wellbeing dengan Penilaian Berkelanjutan” dengan menghadirkan Ubaidillah, S.Pd., Gr. sebagai narasumber. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh 45 peserta yang terdiri dari para pendidik dengan antusias hingga akhir sesi.

Dalam pemaparannya, Ubaidillah, S.Pd., Gr. menjelaskan bahwa kelas yang efektif tidak hanya ditandai dengan tercapainya tujuan pembelajaran, tetapi juga terciptanya suasana belajar yang nyaman, aman, dan mendukung kesejahteraan (wellbeing) siswa. Lingkungan belajar yang positif akan membantu siswa lebih fokus, termotivasi, dan aktif dalam mengikuti proses pembelajaran.

Narasumber juga menekankan bahwa guru memiliki peran penting dalam menciptakan iklim kelas yang kondusif melalui komunikasi yang baik, pengelolaan kelas yang tepat, serta pendekatan yang menghargai perbedaan karakteristik siswa. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berorientasi pada hasil akademik, tetapi juga pada perkembangan sosial dan emosional siswa.

Pada sesi ini juga dibahas pentingnya penilaian berkelanjutan sebagai bagian dari proses pembelajaran. Penilaian tidak hanya dilakukan di akhir pembelajaran, tetapi juga secara terus-menerus untuk memantau perkembangan siswa. Melalui penilaian berkelanjutan, guru dapat memberikan umpan balik yang tepat, memperbaiki strategi pembelajaran, serta membantu siswa mencapai hasil belajar yang optimal.

Kegiatan webinar ini menjadi salah satu upaya HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) melalui Departemen TLC dalam meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam membangun kelas yang efektif sekaligus memperhatikan kesejahteraan siswa. Program Grant Certification Batch #4 diharapkan terus memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru.


Jurnalis: Nur Syifa | Editor: Syifa’an Kamila