Tabanan, Bali – Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat kapasitas profesional pendidik, Yayasan Al Amin Tabanan menggelar kegiatan In House Training yang berlangsung pada 26 Juli 2025, bertempat di Aula Yayasan Al Amin, Tabanan, Bali. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Yayasan Al Amin dengan HAFECS, serta didukung oleh Kementerian Agama Kabupaten Tabanan dan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Bali.

Mengusung tema “Implementasi Pembelajaran Mendalam dan PCK (Pedagogical Content Knowledge) untuk Meningkatkan HOTS (Kemampuan Berpikir Kritis) Siswa”, pelatihan ini diikuti oleh sekitar 90 orang peserta, yang terdiri dari para guru dan tenaga pendidik dari unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Al Amin.

Hadir sebagai trainer utama adalah Taufik Hidayat, S.Si., Gr., seorang trainer berpengalaman dari HAFECS yang telah banyak mendampingi sekolah dan yayasan dalam pengembangan model pembelajaran transformatif di berbagai daerah. Dalam pelatihan ini, beliau memaparkan pentingnya pendekatan PCK dalam proses mengajar—sebuah pendekatan yang mengintegrasikan pemahaman konten mata pelajaran dengan strategi pedagogis yang efektif.

Melalui pelatihan ini, peserta diajak untuk memahami bagaimana penerapan PCK dapat menjadi kunci dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, relevan, dan berpusat pada siswa. Di sisi lain, kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) menjadi salah satu fokus utama dalam pembelajaran abad ke-21 yang perlu diasah secara konsisten oleh guru dalam setiap interaksi pembelajaran.

Selama sesi pelatihan berlangsung, para peserta tidak hanya mendapatkan materi teoritis, tetapi juga dilibatkan dalam diskusi aktif, simulasi pembelajaran, dan refleksi bersama untuk memastikan pemahaman yang mendalam terhadap konsep-konsep yang disampaikan. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, antusias, dan penuh semangat kolaboratif antar peserta.

Kegiatan ini menjadi langkah awal Yayasan Al Amin dalam membangun budaya belajar guru yang berkelanjutan, serta menegaskan komitmen yayasan untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas dan relevan dengan tantangan zaman.

Jurnalis: Yessy Ishlah Riwayati