Tapin, 28 November 2023 – Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin menjadi saksi dari Pertemuan Audiensi yang bersejarah antara Yayasan Hasnur Centre melalui Highly Functioning Education Consulting Services (HAFECS) dengan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin. Pertemuan Audiensi HAFECS dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin ini bertujuan untuk membuka ruang kerjasama antara HAFECS dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin. Ibu Tutik Kristiani, S.AP, KASI Peserta Didik & Pembangunan Karakter Bina SMP, hadir sebagai perwakilan dari dinas terkait.

Perbaikan Pendidikan Di Kab. Tapin

Disdik kab. Tapin

Tujuan pertemuan ini, yaitu untuk membahas persoalan seputar pendidikan yang dihadapi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin, sehingga dapat efektif mengatasi persoalan. Ibu Tutik Kristiani menyampaikan, “Masih banyak yang perlu dibenahi dan kita perbaiki mengenai pendidikan di Kabupaten Tapin ini.” Beliau juga berharap dalam pertemuan ini kedua belah pihak dapat membuat program yang menjadi solusi atas persoalan pendidikan di Kab. Tapin.

Kerja Sama Antara HAFECS dan Disdik Tapin

Diskusi antara HAFECS dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin mencapai titik fokus pada penyusunan program kerjasama, sehingga dapat menjadi solusi nyata dalam mengatasi kendala pendidikan di Tapin. Hasil dari pertemuan ini menunjukkan bahwa HAFECS mendapatkan kesempatan untuk membuat program pelatihan guru yang akan dipresentasikan di depan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin.

Lembaga Konsultan Pendidikan HAFECS

Logo HAFECS

Logo HAFECS

HAFECS sebagai lembaga konsultan pendidikan turut memberikan komitmen penuh untuk mendukung pembenahan pendidikan di Kabupaten Tapin. Selain itu keterlibatan aktif ini mencerminkan semangat kolaborasi dan gotong royong dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut.

Berita ini mencerminkan langkah awal yang positif dalam membangun kemitraan yang erat antara Yayasan Hasnur Centre melalui HAFECS dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin demi perbaikan dan kemajuan sistem pendidikan di wilayah tersebut.

 

Jurnalis: Jimderik Rintar Apriando. S