“Ibu, Ayah, kenapa aku harus berpuasa? Aku kan masih kecil.” ucap seorang anak berumur 7 tahun kepada orang tuanya.

Para orang tua di rumah tentu pernah mendapatkan pertanyaan seperti ini, bukan? Lalu jika kalian sudah dihadapkan dengan pertanyaan seperti ini, kira-kira apa yang akan dijawab? 

Sebagai orang tua kita perlu mengajarkan sikap teladan kepada Si Kecil agar terbentuk pribadi yang baik. Mengenalkan konsep berpuasa, misalnya. Dengan puasa, kita mengajarkan artinya sabar. Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang ketiga. Di mana puasa ini dibagi menjadi dua, yakni puasa wajib dan puasa sunnah . Puasa wajib adalah puasa di bulan Ramadhan yang dilakukan oleh seluruh umat muslim yang sesuai dengan syarat dan ketentuan. Salah satu syaratnya adalah baligh (dewasa). Namun, alangkah baiknya sebagai orang tua mengajarkan puasa kepada Si Kecil sejak dini. 

Mengajarkan anak tentang puasa tidak cukup dengan memberikan pemahaman verbal atau yang biasa kita sebut dengan teori. Anak kecil kerap kali pandai meniru, tetapi tidak pandai mendengar. Oleh karena itu, perlu adanya praktik dalam mengajarkan puasa sekaligus mengenalkan konsep-konsepnya. Dalam paragraf selanjutnya, akan diberikan cara bagaimana mengenalkan puasa untuk Si Kecil:

  • Mengenal puasa secara bertahap

Dilaporkan dari The Asian Parent , pada umur 7 tahun anak-anak boleh diizinkan untuk berpuasa. Mulanya, kita bisa mengajak Si Kecil untuk berpuasa setengah hari terlebih dahulu. Dengan begitu, kesiapan dan kekuatan Si Kecil dapat terbentuk. Mungkin saja, sebagian dari mereka ada yang kesulitan, tetapi hal ini sangat wajar. Yang penting adalah kemauan mereka untuk terus mencoba. Kita beri tenggat waktu setiap batas waktu istirahat.

 

Contoh: Kita mengajak mereka berpuasa setengah hari dalam seminggu, lalu seminggu setelahnya mengajak mereka berpuasa hingga sore hari, kemudian lakukan cara ini hingga akhir. Dengan begitu, kesiapan dan kekuatan Si Kecil akan meningkat sehingga mereka bisa berpuasa sehari penuh. 

  • Melibatkan anak dalam kegiatan khusus di bulan Ramadhan 

Pada anak usia 7 tahun mereka belum memahami konsep puasa, tetapi mereka sudah merasakan suasana saat memasuki bulan Ramadhan. Pukul 3 subuh, keluarga bangun untuk sahur. Pukul 6 magrib, keluarga memasak dan menyiapkan menu buka bersama. Lalu, pukul 7 malam, keluarga berangkat bersama untuk melaksanakan salat tarawih. Pada hal-hal inilah kesempatan orang tua untuk mengenalkan kegiatan-kegiatan yang jarang terjadi. Kita bisa mengajak Si Kecil untuk melakukannya bersama. Dengan demikian, dia akan merasakan dan berpikir bahwa kegiatan ini sangat menyenangkan karena jarang terjadi serta membuat Si Kecil lebih bersemangat untuk berpuasa.

  • Memberikan hadiah

Pada anak usia 7 tahun, mereka menyukai hal-hal yang tidak terduga, misalnya hadiah. Memberikan hadiah setiap Si Kecil berhasil berpuasa merupakan bentuk penyemangat tersendiri bagi mereka. Akan tetapi, perhatikan kembali niat Si Kecil untuk berpuasa. Khawatir mereka berpuasa hanya untuk mendapatkan hadiah. Maka dari itu, tidak disarankan untuk terlalu sering memberikan hadiah.

Untuk melakukan tiga cara di atas tentu tidak semudah membacanya. Oleh karena itu, kita perlu bersabar dan berkomitmen untuk mengenalkan Si Kecil konsep berpuasa. Semua yang kita lakukan tentu memiliki proses, maka nikmati saja proses tersebut. Untuk Ayah dan Ibu di rumah, jangan lupa dipraktikkan ya!

Penulis: Umisilvy

Editor: Miranti Dyah P