Barito Kuala — HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamandau menyelenggarakan Webinar Pelatihan Guru bertajuk “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran Kolaboratif” yang dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh 430 peserta dari berbagai jenjang pendidikan.

Webinar ini dibawakan oleh dua trainer ahi dari HAFECS, yaitu Aulida Mardiari, S.Pd. dan Hamas Akief Sanie, A.Md.Kom. Pada kegiatan ini, peserta diperkenalkan pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (KA) sebagai alat bantu dalam pembelajaran kolaboratif, mulai dari membantu pembuatan bahan ajar, media pembelajaran, hingga penyusunan aktivitas pembelajaran yang melibatkan kerja sama siswa.
Dalam pemaparannya, narasumber juga menjelaskan bahwa penggunaan AI dalam pembelajaran perlu disertai dengan kemampuan menyusun perintah atau prompt yang tepat agar hasil yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Peserta diberikan pemahaman tentang cara membuat prompting yang jelas, spesifik, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran sehingga Kecerdasan Artifisial (KA) dapat menghasilkan materi, ide aktivitas, maupun media pembelajaran yang lebih relevan dan mudah digunakan di kelas..

Kegiatan webinar ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya kecerdasan artifisial, agar pembelajaran menjadi lebih inovatif, interaktif, dan mendukung pembelajaran kolaboratif. Melalui kegiatan ini diharapkan para guru dapat memanfaatkan Kecerdasan Artifisial secara bijak sebagai alat bantu pembelajaran, sementara peran guru tetap sebagai perancang, pengarah, dan fasilitator utama dalam proses pembelajaran


Jurnalis: Nur Syifa | Editor: Syifa’an Kamila


Dunia pendidikan perlu kolaborasi dengan semua pihak agar tujuan pendidikan nasional tercapai.Hafecs terbaik
artikel ini benar karena saya telah mencoba nya sendiri dan itu berhasil 90 sampai 98 persen pelajaran yang sebelumnya tidak…
Terbaik
PCK sangat berpengaruh guna membangun karakter peserta didik guna menunjang pengetahuan yang akan kedepannya
Bagaimana upaya melestarikan budaya nasional pada generasi muda?