Proses perkembangan anak sangatlah penting karena proses tersebut juga menjadi faktor penentu bagi kecerdasan dan kemampuan pada anak. Untuk itu orang tua harus mendampingi proses tumbuh kembang anak dengan baik, memperhatikan kebutuhan si anak dari pola lingkungan, pendidikan, dan faktor gizi yang menjadi penentu bagi kecerdasan anak.

 

Menurut para pakar , kecerdasan ditentukan oleh beberapa faktor genetis, faktor gizi dan juga faktor lingkungan. Tentu faktor genetis tidak mungkin diubah karena tidak mungkin setiap anak bisa untuk lahir dari orang tua yang cerdas. Tetapi untuk faktor gizi dan lingkungan, itu tergantung bagaimana kita mengasuh dan mengarahkan.

 

Untuk itu mari kita kenali asupan-asupan yang baik untuk tumbuh kembang dan juga makanan yang dapat mencerdaskan anak, apa sajakah itu?berikut ini faktor asupan bagi anak:

 

Faktor yang pertama dan sangat penting adalah beri si kecil makan-makanan yang halal

  Hal yang penting menjadi perhatian bagi orang tua agar anaknya menjadi orang yang bermanfaat, mulia, terhormat, dan berakhlak baik adalah dengan memastikan segala hal yang diberikan untuk anaknya, baik makanan maupun pakaian, berasal dari sumber yang halal. 

Allah SWT menghalalkan jenis makanan tertentu pasti ada hikmah dan manfaatnya. Dengan mengonsumsi makanan yang halal, ada beberapa manfaat yang kita peroleh, antara lain:

 

  1. Mendapat ridho Allah karena telah menaati perintah-Nya dalam memilih jenis makanan dan minuman yang halal.
  2. Terjaga kesehatannya karena setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi bergizi dan baik bagi kesehatan badan
  3. Memiliki akhlakul karimah karena setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi akan berubah menjadi tenaga yang digunakan untuk beraktivitas dan beribadah.

 

Hal itu tak lepas dari keberkahan nafkah yang diberikan orang tuanya dari sumber yang halal. Habib Novel menjelaskan bagaimana kehati-hatian berkaca pada seorang imam besar yaitu Imam Nawawi bagaimana orang tuanya memberikan makan bagi Imam Nawawi di tengah perjuangan anaknya menuntut ilmu.

Habib Novel menceritakan sejak kecil hingga dewasa, orang tua Imam Nawawi  sampai rela mengantarkan roti dari Kota Nawa ke Kota Damaskus tempat di mana Nawawi menimba ilmu. Itu dilakukan orang tua Imam Nawawi untuk memastikan tak secuil pun anaknya memakan makanan yang haram. Lebih dari itu, Imam Nawawi pun diajarkan untuk membelanjakan harta yang diberikan orang tuanya untuk perkara yang halal. 

Makanan yang halal berarti menjadi penentu keselamatan orang tua dan anak di dunia maupun di akhirat kelak.

 

Faktor yang kedua yaitu ASI ataupun susu Formula

 

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk bayi karena mengandung seluruh nutrisi yang dibutuhkan bayi. Asam lemak, ARA dan DHA yang berfungsi dalam pembentukan membran sel saraf kebutuhannya dapat terpenuhi dari pemberian ASI yang optimal. Selain itu, dari hasil penelitian terbaru didapatkan bahwa zat sialic acid yang banyak terdapat di lapisan otak bagian luar juga terkandung dalam ASI. Sialic acid ini berfungsi untuk membantu meningkatkan kemampuan memori dan proses belajar anak.

 

Dari banyak nya nutrisi yang dibutuhkan pada anak, ASI ekslusif menjadi syarat mutlak untuk membantu memenuhi kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan si kecil pada usia 0-6 bulan, pemberian ASI akan melindungi si kecil dari berbagai penyakit. Pemberiaan ASI juga dapat memengaruhi daya tahan tubuh si anak sedangkan susu formula merupakan minuman sehat yang kaya akan sumber nutrisi seperti protein, kalsium, kalium, vitamin B dan D yang berperan sebagai nutrisi penting yang berperan dalam perkembangan jaringan otak, neurotransmitter dan juga enzim.

 

Anak-anak, mulai dari bayi hingga usia remaja yang sedang dalam proses pertumbuhan sangat membutuhkan manfaat susu. 

Faktor utama yang mempengaruhi pertumbuhan otak anak adalah nutrisi yang diterima saat pertumbuhan otak, terutama saat pertumbuhan otak cepat.

 

Faktor yang ketiga adalah asupan berbagai macam sayuran dan buah

 

Menurut Antarlina (2009), buah-buahan adalah sumber zat gizi, terutama vitamin (A dan C) dan mineral. Buah memiliki kandungan gizi, vitamin, mineral dan serat yang sangat perlu untuk dikonsumsi setiap hari. Selain itu, buah mengandung karbohidrat, lemak, dan protein. 

Sedangkan menurut Aswatan (2008), sayuran merupakan bagian tumbuhan yang umum dimakan untuk memenuhi kebutuhan gizi seseorang. 

sayur merupakan sumber vitamin dan mineral. Selain itu, sayuran juga mengandung serat kasar yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Sayuran berdaun hijau tua kaya akan mineral dan vitamin A. Ditinjau dari segi nilai gizinya, sayuran mempunyai arti penting sebagai sumber mineral dan vitamin antara lain vitamin A dan vitamin C serta antioksidan dan nutrisi baik lain yang terkandung pada sayuran berwarna dapat mendorong sel-sel otak untuk berkembang menjadi lebih kuat dan sehat, yang akhirnya juga dapat menunjang kecerdasan otak anak. Namun sayangnya sebagian besar anak kecil cenderung tidak menyukai sayuran.

Bagi yang juga mengalami kesulitan dalam memberikan sayuran segar kepada si kecil, kalian dapat memvariasikan menu makanan dan menyamarkan bentuk sayuran tersebut.

Nah, itu tadi 3 ragam makanan asupan yang penting untuk mengasah otak anak, bagaimana apakah kalian sudah menerapkannya untuk si kecil? jangan lupa untuk di share ya  dan kalian dapat menulis di kolom komentar info menarik apa saja yang ingin kalian ketahui. 

Penulis: Shafira NAP

Editor: Miranti Diah P

Sumber: Yuli asturi. Cara Mudah Asah Otak Anak. FLASH BOOKS., https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=tHpVEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA5&dq=asupan+untuk+si+kecil+agar+mengasah+otak&ots=CTjifbeU2G&sig=y2qzy5lsNT3fibGv9-CPJ0rVvD4&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false.

“9 Makanan untuk Mencerdaskan Otak Anak.” Tokopedia, https://www.tokopedia.com/blog/inilah-8-jenis-makanan-yang-bisa-mendukung-kecerdasan-otak-anak/. Accessed 16 May 2022.